Polres Majalengka,- Masyarakat Majalengka Khususnya Warga Masyarakat Desa Ciparay Kecamatan Leuwimunding disuguhi acara yang unik. Pasalnya, ada ritual budaya Guar Bumi di Alun alun Desa Ciparay Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Ritual ini digelar rutin setahun sekali, tepatnya menjelang awal menanam padi sebelum datang musim hujan, Sabtu (16/11/2019).

Pada kesempatan tersebut Anggota Polsek Leuwimunding Bripka Nana Suherna dan Bripda Riyana Adriansyah menghadiri kegiatan Ritual Guar bumi warga masyarakat Desa Ciparay. Ritual Guar Bumi atau sedekah bumi ini digelar dengan harapan agar musim tanam yang akan datang para petani diberikan hasil panen yang berlimpah. Setiap tahun, tepatnya di awal musim rendengan (masa bercocok tanam pada musim hujan), petani sering berkumpul dan do’a bersama meminta keselamatan kepada sang pencipta. Sedekah bumi merupakan sebuah ritual perenungan diri bahwa semua manusia berasal dari bumi dan manusia juga hidup di bumi.

Kegiatan acara mulai dari jalan kaki mengunjungi situs Hulu Dayeuh kemudian karnaval menuju balai Desa Ciparay yang di iringi beberapa ekor kuda yang ditunggangi aparat pemerintahan desa. Setibanya dibalai desa Kepala Desa Ciparay (Saidi) yang didampingi Camat Leuwimunding Iwan Dirwan,S.STP yang disambut dengan acara adat, dilanjutkan dengan acara saweran koin recehan, logam berkilauan itu akan dilemparkan sampai melayang di atas kepala kerumunan para pengunjung. Kemudian mereka akan jatuh ke tanah dengan disambut oleh tangan-tangan cekatan di tengah keriuhan tawa anak kecil dan teriakan emak-emak. Kemudian acara ditutup dengan do’a dan makan bersama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here